(Hancur Harapanku — 2024)
Versi original Hancur Harapanku dirilis pada:
22 Oktober 2024 — pukul 04.00 WIB.
Versi original tersebut menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan Rio dan Fujiiiy.
Namun, seiring berjalannya waktu, versi awal tersebut menjadi semakin sulit ditemukan karena kemudian tertumpuk oleh rilisan-rilisan berikutnya dan versi remastered yang dibuat beberapa tahun kemudian (hancur harapanku remastered 2026)
Hancur Harapanku memiliki posisi khusus karena menjadi salah satu karya yang menandai dimulainya fase ketika Rio dan Fujiiiy mulai menghasilkan karya baru bersama, bukan hanya mengelola atau mendistribusikan karya yang sebelumnya sudah dimiliki Fujiiiy.
(Dari Hancur Harapanku Menuju Karya-Karya Berikutnya)
Setelah Hancur Harapanku, hubungan kreatif Rio dan Fujiiiy semakin berkembang.
Rio mulai membuat dan memproduksi karya-karya baru dengan mempertimbangkan karakter vokal Fujiiiy.
Pada saat yang sama, kemampuan produksi Rio juga terus mengalami perkembangan.
Setiap lagu menjadi bagian dari proses belajar.
Ada rilisan yang masih menggunakan teknik produksi sederhana. Ada yang mulai menggunakan VST dan plugin yang lebih baik. Ada yang mixing-nya mulai lebih rapi. Ada pula yang kemudian dibuat ulang atau diremaster karena Rio merasa masih ada bagian yang bisa diperbaiki.
Dengan demikian, perkembangan karya Rio dan Fujiiiy tidak hanya terlihat dari jumlah lagu yang dihasilkan, tetapi juga dari perkembangan kualitas produksi dari satu rilisan ke rilisan berikutnya.
(Sendiri Lebih Baik)
Salah satu karya yang kemudian hadir setelah Hancur Harapanku adalah Sendiri Lebih Baik.
Rilisan ini masih memperlihatkan karakter produksi pada masa awal.
Perangkat, VST, plugin, dan teknik produksi yang digunakan Rio masih relatif sederhana dibandingkan dengan sistem produksi yang digunakan pada periode berikutnya.
Namun, karya ini menjadi bagian penting dari proses Rio dalam membangun identitas produksinya sendiri bersama Fujiiiy.
Setiap rilisan mulai memberikan pengalaman baru dalam mengatur instrumen, karakter vokal, mixing, dan mastering.
(Kau Bilang)
Perjalanan kemudian berlanjut dengan karya Kau Bilang.
Rilisan tersebut memiliki perjalanan distribusi tersendiri.
Versi yang tersedia kemudian merupakan hasil upload ulang karena rilisan sebelumnya sempat ditarik akibat masalah pada agregator.
Tanggal perilisan aslinya adalah:
6 Juni 2025 — pukul 04.00 WIB.
Karena adanya proses upload ulang tersebut, tanggal yang terlihat pada publikasi terbaru dapat berbeda dengan tanggal perilisan awal.
Hal tersebut menjadi bagian dari perjalanan distribusi karya-karya Rio dan Fujiiiy yang pada saat itu masih terus berkembang.
(Kupaksakan Cinta)
Setelah itu perjalanan produksi berlanjut melalui Kupaksakan Cinta.
Pada tahap ini mulai terlihat peningkatan dalam penggunaan VST dan plugin dibandingkan rilisan-rilisan sebelumnya.
Rio mulai memperbarui perangkat produksi yang digunakan dan mulai mencoba teknik yang lebih baik.
Namun, hasil produksinya masih belum sepenuhnya maksimal.
Karakter audio pada beberapa bagian masih terdengar sedikit mendem jika dibandingkan dengan standar produksi yang kemudian dicapai pada periode berikutnya.
Untuk karya ini, lirik ditulis oleh Melani Putri Aulia, sementara Rio Aditya Roy tetap terlibat dalam aransemen dan produksi musik.
(Tak Bisa Ku Miliki)
Tahap berikutnya dilanjutkan dengan Tak Bisa Ku Miliki.
Karena jarak perilisan dengan karya sebelumnya relatif dekat, perkembangan kualitas produksinya masih berada pada tingkat yang kurang lebih sama dengan Kupaksakan Cinta.
Pada masa tersebut belum tersedia cukup waktu untuk melakukan perubahan besar terhadap sistem produksi audio.
Namun, proses tersebut tetap menjadi bagian dari perkembangan kemampuan Rio dalam memproduksi musik bersama Fujiiiy.
(Luka Terakhir)
Kemudian hadir Luka Terakhir.
Pada fase ini mulai terlihat kembali adanya peningkatan dalam kualitas produksi.
Audio mulai terdengar lebih layak untuk didengarkan dalam format digital dan semakin mendekati standar yang diharapkan untuk sebuah rilisan di platform streaming.
Walaupun menurut perkembangan produksi mereka pada saat itu hasilnya belum sepenuhnya profesional, terdapat peningkatan dibandingkan beberapa rilisan sebelumnya.
Setelah itu dibuat pula versi remastered Luka Terakhir.
Versi remastered tersebut memperlihatkan peningkatan kejernihan audio dan mixing dibandingkan versi sebelumnya.
Proses tersebut memperlihatkan pola yang kemudian menjadi ciri perjalanan produksi Rio: sebuah karya tidak selalu dianggap selesai hanya setelah dirilis. Jika masih terdapat bagian yang dapat diperbaiki, Rio dapat kembali mengerjakannya dengan teknik dan perangkat yang lebih berkembang.
(Biar Aku Yang Terluka)
Perjalanan berikutnya menghasilkan Biar Aku Yang Terluka.
Pada fase ini kualitas produksi kembali mengalami peningkatan.
Audio sudah lebih rapi dan lebih jernih dibandingkan beberapa rilisan sebelumnya.
Namun, karakter vokal masih terus menjadi bagian yang dikembangkan.
Rio masih terus mencoba menemukan cara terbaik untuk membuat vokal Fujiiiy terdengar lebih menyatu dengan musik tanpa kehilangan karakter aslinya.
